Serba Serbi Beli Tiket Online Sebelum ke Jepang

Helo! Hari ini aku akan bahas mengenai pertiketan yang aku beli secara online untuk jalan-jalan di Jepang ya. Di sini sekali lagi aku ngga dibayar oleh pihak manapun, jadi based on experience aku kemarin gimana.

1. JR PASS 7 Days Ordinary Class

Untuk JR Pass aku beli di PAN Travel yang ada di Surabaya. Selain di Surabaya, ada juga di Jakarta ya. Cara pemesanannya tinggal langsung meluncur ke website nya di sini lalu lakukan pengisian data-data pemesanan. Setelah itu lakukan pembayaran dan konfirmasi pembayaran secara online. Once your payment has confirmed, kamu akan mendapat email dari pihak PAN Travelnya. Tiket dapat diambil ataupun dikirim ke alamat rumah, jadi untuk yang tinggal di luar Surabaya ataupun Jakarta bisa banget yaa beli tiketnya online.

Aku sih ambil sendiri karena dekat, alamatnya ada di :

Ibis Budget Hotel Lt. 2 
(Newland Office) 
Jl. HR Muhammad 24 
Surabaya 60189 
Tel : 031-990 209 64 - 65 

Tiket yang didapat dari PAN Travel bukanlah JR Pass yang sah melainkan "Exchange Order" yang harus ditukar lagi saat di Jepangnya. dimana tuh nukernya? Kamu bisa tukar di JR Office yang tersebar di stasiun-stasiun besar ya, untuk list lengkapnya cek di sini. Setelah ditukar, baru deh dapet kartu fisik JR Pass yang bisa kamu gunakan kemana saja kapan saja selama masih tercover area maupun jangka waktunya.

  • Harga: Rp3,511,065 (Kurs: 120.61 Yen)
  • Note: tidak bisa dibeli di Jepang

2. Universal Studio Osaka

Tiket Universal Studio aku beli di Traveloka karena harganya yang lebih murah dibandingkan dengan yang lain. Caranya mudah, tinggal lakukan pembelian online seperti biasa, dapat email, dan bisa ditunjukin langsung sebelum masuk ke Universal Studionya. Untuk kamu yang pengen beli Express Pass nya, lebih baik langsung sekalian beli online, karena harganya sangat jauh lebih murah beli online loh dibanding beli on the spot di sana :( tapi sayang untuk Express Pass nya belum ada di Traveloka, jangan kuatir karena kamu bisa beli di Klook kok! Download saja aplikasinya di smartphone kamu. Harga di Klook beda Rp800,000 dibandingkan beli langsung disana (Express Pass 7)

  • Harga: Rp905,000
  • Note: bisa dibeli on the spot di lokasi

3. Ghibli Museum, Mitaka, Tokyo

Tiket Ghibli Museum ini sangat-sangat tidak bisa dibeli dadakan. As a Ghibli lovers pasti sudah tau ya, betapa SUSAHnya dapetin tiket ini. Di website resminya, harganya murah, tapi dapetinnya harus rebutan di waktu-waktu tertentu. Misalnya untuk negara-negara besar di luar Jepang, pembelian tiket online harus dilakukan awal bulan untuk keberangkatan 4 bulan setelahnya (Contoh: tiket untuk Juni-September hanya dijual pada tanggal 1 Juni), keterangan lengkap cek di sini ya

Kebayang kan? hahahha saking banyaknya penggemar Ghibli ya, beli tiketnya mati-matian. Tapi karena Indonesia ngga masuk di negara besar itu, jadi diberi alternatif untuk beli tiket online dari LAWSON. Tiket dari LAWSON dijual tiap tanggal 10 per bulan untuk kunjungan 1 bulan ke depan (Contoh: Tiket dijual 10 Juni untuk kunjungan antara 1 Juli-31 Juli). Jadi siap siap kalau mau datang desember berarti kamu harus standby untuk beli tanggal 10 November jam 10 pagi waktu Jepang.

Kalau kamu mau hemat, beli online LAWSON merupakan jalan satu-satunya karena kalo beli di counter LAWSON nya langsung pas udah sampe di Jepang, dijamin 100% tidak akan dapat :") 

Karena anaknya mager rebutan, inilah rahasia aku, aku beli di KKday. Kamu bisa download aplikasi KKday di smartphone kamu ya. Tapi harganya 3x lipat lebih mahal, kenapa? karena jelas KKday nya yang cariin tiket, kita tinggal nunggu. Untuk pengalaman aku purchase di KKday harus sering follow up via email karena aku sampe 11 hari baru ticketnya issued. Padahal dia janji di email prosesnya within 2 days. Untuk pembelian di KKday mirip kayak online LAWSON ya caranya, kamu beli antara tanggal 1-5 tiap bulan untuk keberangkatan bulan depannya. Dan please note in mind, belum tentu kamu dapet tiket walaupun udah booking di KKday. Jadi kalo tanggal yang kamu pilih penuh, dan tanggal alternatif pilihanmu penuh juga, ya ga akan masuk ke tagihan CC kamu tagihannya. Cuman enaknya lebih tenang sih beli di KKday karena bahasanya Inggris rapih tersusun di aplikasi, keterangan lengkap dan jelas sedangkan di web LAWSON bahasa Inggrisnya suka rada aneh translate nya

Alhamdulillahnya, aku dapet tiket di tanggal yang aku mau. Setelah kamu mendapatkan e-voucher yang dikirim ke email, e-voucher harus ditukar di counter EasyGo yang ada di bandara Narita & Haneda antara 8.30am - 10.00pm (detail lokasi counter akan dapet di email)

  • Harga LAWSON: Rp120,000
  • Harga KKday: Rp360,000
  • Note: Tiket tidak bisa dibeli on the spot di lokasi, kalo mau beli pas di Jepang hanya dijual di LAWSON

4. Fujiko F. Fujio Museum, Tokyo

Sama seperti Ghibli Museum sih cara belinya, bedanya adalah tiket untuk 2 bulan ke depan dapat dibeli online tiap tanggal 30 di akhir bulan (Contoh: Tiket 1 Maret - 30 April dijual 30 Februari). Balik lagi daripada ribet, aku beli di Klook yang harganya ga beda jauh sama harga LAWSON. Hanya beda Rp60,000 kok, tinggal download aplikasinya dan beli seperti biasa menggunakan CC, 1-2 hari setelahnya kita akan dapet email e-voucher yang harus ditukar juga di counter di yang sama untuk penukaran tiket Ghibli tadi (EasyGo Counter di bandara Narita/Haneda). Kalau mau beli langsung di LAWSON pas di Jepangnya, pastikan beli tidak untuk digunakan pada hari yang sama ya, minimal buat besoknya dan kemungkinan dapetnya lumayan (pernah nanya random ke orang  di Instagram yg pernah beli langsung ke LAWSON dan dia dapet)

Untuk keterangan lokasi, akses ke sana, hari libur dan upcoming events bisa banget loh cek ke website resmi Fujiko F Fujio Museum di sini

  • Harga Lawson: Rp120,000
  • Harga Klook: 180,000
  • Note: Tiket tidak bisa dibeli on the spot di lokasi, kalo mau beli pas di Jepang hanya dijual di LAWSON

Nah itu tadi tiket-tiket yang aku beli online sebelum ke Jepang. Menurut aku pribadi, pembelian online jauh-jauh hari sebelum keberangkatan itu memudahkan kita nantinya karena nggak perlu antri ataupun ribet find out how to purchase pas di sana. Jujur semua mua di Jepang bener-bener ditulis pake bahasa mereka (jarang banget ada keterangan Inggris) makanya kenapa beli-beli di sana cukup bikin pusing. Semoga tulisan ini bermanfaat ya. See you in my next post

 


Perincian Biaya Jalan-Jalan ke Jepang

Halo, karena aku ngga suka tulisan yang basa-basi maaf ya kalau kurang cerita pengalaman di Jepangnya karena disini aku lebih pengen kasih informasi yang bisa kalian olah sendiri untuk perjalanan kalian yang akan datang. Daaan fyi aku terakhir nulis adalah blogging di blogspot kelas 3 SMA, jadi maap maap yah kalau bahasanya jadi aneh lebih kaya ngomong sehari-hari. Aku akan bahas mengenai perincian biaya yang paling ditunggu-tunggu oleh kalian. Budget itu sebenarnya bervariasi, fleksibel, dan tinggal disesuaikan dengan tingkat kenyamanan dan kemampuan masing-masing individu, so, aku kasih basicnya yang aku pakai dan kalian hitung sendiri ya! oh iya, aku siapin perjalanan ini ngga dadakan jadi untuk pengeluaran biaya aku belinya sudah nyicil-nyicil dari setahun lalu supaya engga berat langsung bayar seabreg.
Enjoy!

Frequently Asked Question

  1. Sama Siapa? berdua aja sama kakak
  2. Berapa lama? 11 hari
  3. Kemana aja? cek itinerary-nya di sini yaa
  4. Kenapa pas winter? karena kepengen banget experience travelling pas winter yang dingin banget
  5. Gak kedinginan? kedinginan pasti, tapi seneng
  6. Sendiri apa pake travel? Sendiri, seumur hidup ke luar negri belum pernah pakai travel yah

Transportasi

  1. Tiket Pesawat PP - Rp5.500.000
  2. JR Pass 7 days - 29,110 YEN / Rp3.481.367
  3. JR West 2 days - 4,300 YEN / Rp514.252
  4. Suica - top up card, bisa diisi sesuka hati minim 1.000 YEN /119.593
  5. Taxi dari Stasiun ke Miyagi Fox Village PP - 8000 YEN / Rp956.320
  6. Bus dari Kanazawa ke Shirakawa Go PP  - 3.700 YEN / Rp442.298

Untuk urusan trasportasi, berangkat ke Jepang aku beli tiket Cathay pas ada travel fair ultah Cathay. Kalau mau tiket murah Indo-Jepang PP biasanya bisa pilih AirAsia 2.5 juta kalo hoki bisa dapet. Transportasi selama di Jepangnya aku pakai JR Pass 7 Days (bisa dipakai ke seluruh bagian Jepang) dan aku pol-polin pergi jauh-jauh naik shinkansen di 7 hari itu. Setelahnya aku pakai JR West 2 days (khusus area barat) untuk cover perjalanan aku selama di Kyoto dan Osaka karena di Osakanya aku nginep deket bandara yang jauh banget dari kota. Tapi, karena di Kyoto ga begitu banyak JR railway jadi aku sedia SUICA untuk jaga-jaga kalau pas kepepet naik railway non JR ataupun bus. Kenapa ribet banget pake macem-macem? kenapa gak JR Pass 14 days aja sih? Tenang.. walau terlihat ribet, aku sudah total biaya semuanya dan paling murah adalah dengan mengkombinasikan Pass-Pass di atas untuk trip ku kali ini

Nah aku jelaskan ya, kereta di Jepang itu BANYAK BANGET, jangan keburu-buru beli JR Pass juga kalau kalian perginya nggak lebih dari harga JR Pass-nya. Tar rugi dong. Trus gimana? Pertama kalian harus tentukan durasi perjalanan, tempat menginap, dan tujuan, alias membuat itinerary fix. Baru setelah itu hitung tarif masing-masing perjalanan. Misal dari hotel A ke Tokyo Tower, cek di google maps rutenya deh, nanti akan muncul harganya, lalu catet. Kemudian dari Tokyo Tower mau kemana lagi? Tokyo Skytree? google maps in lagi deh, ketemu harganya, catet lagi. Begitu terus sampe semua total biaya perjalanan terjumlah dengan baik. Lalu bandingan dengan harga JR Pass yang 3.5 juta itu, kalau lebih murah dari 3.5 juta ya ngga perlu beli JR Pass tapi cukup gunakan saja SUICA dan diisi sesuai kebutuhan, kalau lebih mahal dari 3.5 juta sikat aja JR Pass kan untung di kitanya.

JR Pass tersedia untuk 7 hari, 14 hari, dan 21 hari. Jadi pastikan kalian pilih mana yang paling sesuai ya. Selain JR Pass ada juga JR East, JR West, JR Hokkaido, JR Central, JR Shikoku, dan JR Kyushu. Apa bedanya? bedanya adalah area cakupannya, kalo JR Pass bisa ke smua muanya, kalo yang aku sebutin barusan adalah per regional. Jadi memang harus pintar-pintar menghitung dan memetakan kemana saja mau pergi. Kalau di area East saja, dan total transport satuannya lebih mahal dari harga JR East, ya beli saja JR East begitu juga dengan regional lainnya.

Ribet banget? emangg!!! jangan males ngitung ah! mau liburan kok males riset. That's why aku sering pergi sendiri tanpa travel karena to be honest aku suka banget riset harga, lokasi, baca-baca sumber dari blog lain, dan sebagainya. Untuk membantu kalian menghitung worth tidaknya membeli JR Pass, ada kalkulator otomatisnya kok, cek di sini ya! Setelah isi kalkulatornya, kalo tulisannya masih does not pay off berarti mending beli tiket satuan atau simply use SUICA. Tapi kalo tulisannya does pay off berarti mending beli JR Pass

Akomodasi

  1. Airbnb Tokyo - Rp850.000/malam
  2. Airbnb Kyoto - Rp1.040.000/malam
  3. Hotel Osaka - Rp1.670.000/malam

Untuk urusan akomodasi, sangat-sangatlah fleksibel. Kalian cari hotel, hostel atau airbnb Rp200.000 - 10.000.000 pun ada kok, tergantung kesukaannya gimana ya. Kan ada tuh orang yang asal bisa tidur, kayak gimanapun bisa. Atau ada yang maunya luas, mewah dan fasilitas segambreng baru bisa tidur. Kalau aku dan kakak, memang tipe yang gausah terlalu luas, tapi jangan terlalu sempit, yang terpenting adalah estetis ahahahha. Sepele sih, tapi memang kita berdua senang experience something visually, karena basicnya aku anak interior jadi aku suka interior airbnb yang lucu-lucu. Sedangkan kakak kan suka fotografi jadi suka motoin yang lucu-lucu juga. haha. ga penting ya. abaikan.

Untuk yang belum tau airbnb itu apa, itu semacem penyedia tempat menginap yang aslinya apartemen atau rumah milik pribadi (milik seseorang yang disebut host). Kenapa aku prefer airbnb? karena fasilitasnya yang lengkap banget parah (kan rumah) seperti setrika, mesin cuci, dapur, kulkas, dll dengan harga terjangkau. Sedangkan mungkin untuk mendapatkan fasilitas selengkap itu di hotel, aku perlu mengeluarkan uang lebih mahal.

Untuk kalian yang mau backpackeran, di Jepang banyak banget loh hotel backpacker dengan harga murah tapi bersih banget dan bagus banget. Kalian tinggal cari aja di google dan baca-baca dari blog gitu super banyak rekomendasi, karena memang dasarnya Jepang itu bersih, jadi eventho hostel atau capsule gitu kualitasnya twi thumbs up!

Di hari terakhir, aku nginep di hotel yang mana mahal bgt yakan. KZL. why? karena aku pulangnya flight pagi dan jam 5 pagi udh harus otw bandara, jadi daripada menanggung resiko ketinggalan, aku dan kakak nginep di airport hotel.

Tips memilih airbnb

  • Pertama, batasi budget. Airbnb ada ratusan bahkan ribuan, kalau scrolling tanpa batesin budget bisa mbrodol jarinya :)))
  • Di musim dingin, pastikan airbnb yang dipilih memiliki heater
  • Pilih airbnb yang dekat dengan halte bus/ stasiun kereta api
  • Pilih airbnb yang dekat dengan Family Mart/ 7 eleven supaya kalau laper atau ada apa-apa bisa cepet
  • Pilih airbnb yang dekat dengan titik-titik lokasi yang akan dikunjungi, jika sulit, ya yang penting deket stasiun deh

Makanan

  1. Onigiri (nasi kepal) di Family Mart - Rp15.000-30.000
  2. Gorengan di Family Mart (chicken katsu, kroket, sosis) - Rp30.000-50.000
  3. Oden (sup) - Rp5.000-10.000/ lauk
  4. Ramen - Rp100.000 ke atas
  5. Gyukatsu - Rp300.000 ke atas
  6. Yoshinoya - Rp80.000 ke atas
  7. Omurice - Rp 150.000 ke atas
  8. Bento di stasiun tiap mau naik shinkansen - Rp 90.000 ke atas
  9. Sukiyaki - Rp300.000 ke atas
  10. Yakiniku - Rp300.000 ke atas
  11. Sushi - Rp 150.000 ke atas
  12. Kebab - Rp 90.000 ke atas
  13. Jajanan enak-enak pinggir jalan perkotaan (takoyaki, matcha parfait, crepes, lobster sandwich, dll pokonya yg enak enak deh) - Rp100.000 ke atas
  14. Jajanan biasa-biasa tapi tetap enak ala abang2 dan mbak2 di tempat wisata (biasanya deket kuil gitu) - Rp50.000-100.000
  15. Ngopi - Rp95.000 ke atas

Harga yang tercantum hanya pembulatan saja ya dan juga itu adalah harga makanan resto yang kelasnya tengah. Sebetulnya kalau mau cari ke pasar pasti ada makanan yang lebih murah kok, istilahnya makan di "warung"-nya. Walaupun murahnya mungkin ya Rp80.000 kali ya (tetep mahal). Untuk urusan makan, aku tidak pernah terlalu merencanakan makan dimana, makanya kenapa di itinerary ga ada kan lokasi makan dimana, pokonya begitu laper langsung googling "best ramen near Shibuya" atau misal lagi di Kyoto ya "best omurice near Gion" dan sebagainya tergantung pengen makan apa detik itu hahaha.

Kalo mau menekan harga makan, kalian bisa makan onigiri terus, Tapi? yakin gamau jajan? gak mungkin! Makanan di Jepang emang mahal-mahal, tapi worth every penny deh enak banget parah

Sekian harga-harga dasar berlibur ke Jepang. Dari sini kalian sudah punya ilmu membuat anggaran biaya kok. Untuk tiket masuk ke tempat-tempat yang aku kunjungi akan aku bahas di post berikutnya! Masih banyak yang pengen dishare sih seperti cara mengurus visa, list makanan halal, tips berpakaian di musim dingin, bahasa Jepang dasar yang harus dikuasai dan buanyak lainnya. Nanti ya, yang penting ini dulu nih buat yang udah ngotot-ngotot Direct Message minta budget. See ya!